Kartini

April 26, 2017
Kartini
Sutradara : Hanung Bramantyo
Penulis : Bagus Bramanti
Hanung Bramantyo
Produser : Robert Ronny
Pemain : Dian Sastrowardoyo
Acha Septriasa
Ayushita Nugraha
Christine Hakim
Deddy Sutomo
Djenar Maesa Ayu
Reza Rahardian
Denny Sumargo
Nova Eliza
Tanggal rilis : 19 April 2017

Deskripsi Film Kartini :

Film Kartini merupakan film biografi tentang tokoh pahlawan wanita asal Jepara, R. A. Kartini yang diarahkan oleh sutradara kondang, Hanung Bramantyo. Sebelum menggarap film Kartini, Hanung pernah mengarahkan film biografi tentang Presiden pertama RI, Soekarno dalam film Soekarno: Indonesia Merdeka. Kapabilitas Hanung dalam mengarahkan film tidak perlu diragukan lagi. Beberapa film yang dibesut oleh ayah empat orang anak ini bahkan masuk ke dalam daftar film Indonesia terlaris berdasarkan jumlah penonton. Sebut saja Ayat-ayat Cinta (2008), Rudy Habibie (2016), dan Surga Yang Tak Dirindukan 2 (2017). Hanung juga berhasil dua kali menyabet penghargaan Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia, di tahun 2005 berkat film Brownies dan di tahun 2007 berkat film Get Married. Naskah film Kartini ditulis sendiri oleh Hanung Bramantyo dan Bagus Bramanti serta diproduseri oleh Robert Ronny.

Di film Kartini ini, Dian Satrowardoyo, pemeran utama film Ada Apa Dengan Cinta? dan Ada Apa Dengan Cinta 2, didapuk menjadi sang tokoh pahlawan, R. A. Kartini. Ada pula Acha Septriasa, yang namanya mulai menanjak sejak menjadi salah satu pemeran utama dalam film “Heart”, memerankan tokoh Roekmini, adik dari Kartini. Ayushita Nugraha (“Bukan Bintang Biasa” – 2007) turut ambil bagian dalam film ini sebagai Kardina, adik Kartini. Selain itu, ada pula aktor senior Deddy Sutomo berperan sebagai ayah Kartini, Christine Hakim sebagai ibu kandung Kartini, Djenar Maesa Ayu sebagai ibu tiri Kartini, Reza Rahadian (“Habibie & Ainun” – 2012), dan Adinia Wirasti (“Kapan Kawin?” – 2015).

Film ini mengangkat kisah nyata perjuangan Raden Ajeng Kartini, pahlawan wanita asal Jepara. Di awal tahun 1900, saat Indonesia masih dijajah Belanda, Pulau Jawa dipimpin oleh para ningrat dengan pengawasan dari pemerintah Belanda. Saat itu hanya putra keturunan ningrat yang boleh bersekolah dan mengenyam pendidikan. Sedangkan wanita tidak diperbolehkan mendapat pendidikan yang tinggi. Saat itu wanita Jawa hanya boleh memiliki satu tujuan hidup, yaitu menjadi istri. Kartini tumbuh dengan melihat sendiri bagaimana ibu kandungnya, Ngasirah (diperankan oleh Christine Hakim) menjadi orang yang terbuang di rumahnya sendiri dan dianggap sebagai pembantu karena tidak memiliki darah ningrat. Ayahnya, Raden Mas Adipari Ario Sosroningrat (diperankan oleh Deddy Sutomo), sangat mencintai Kartini dan istrinya namun tidak berdaya melawan tradisi.

Kartini berjuang bersama kedua adiknya, Roekmini dan Kardinah, untuk memperjuangkan kesetaraan hak bagi semua orang, yaitu hak pendidikan terutama bagi perempuan. Kartini dan adik-adiknya membuat sekolah untuk kaum miskin dan menciptakan lapangan kerja untuk rakyat di Jepara dan sekitarnya. Saksikan perjuangan Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan hak pendidikan bagi perempuan di bioskop seluruh Indonesia mulai 19 April 2017.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *