Daftar Film Terbaru

Hitam dan Putih Trailer Film Hitam dan Putih :

(belum tersedia)

Sutradara : Daud Radex
Produser : Triandi Suyatman
Alip Sak
Penulis : Susan Yu
Jelita Team
Pemain : Roger Danuarta
Guntur Triyoga
Cinta Dewi
Sunny Pang
Phan Nhu Thao
Tanggal rilis : 13 April 2017

Deskripsi Film Transformers: The Last Knight :

Aktor Roger Danuarta, yang namanya melejit berkat perannya di sinetron Siapa Takut Jatuh Cinta pada tahun 2002, kembali membintangi layar lebar. Kali ini Roger mendapatkan peran utama dalam film Hitam dan Putih bergenre drama aksi. Film ini merupakan kolaborasi Jelita Alip Film dan Vietnam Production dan diproduseri oleh Triandi Suyatma dan Alip Sak. Bertindak sebagai sutradari adalah Daud Radex dan naskah cerita ditulis oleh Susan Yu. Film ini akan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa utamanya. Selain Roger Danuarta, film ini juga dibintangi oleh Phan Nhu, Citra Dewi, Guntur Triyoga, dan Sunny Pang. Film ini berkisah pada sebuah dunia gelap atau dunia hitam.

Hitam dan Putih akan menjadi film debut Daud Radex sebagai sutradara. Sebelumnya Daud Radex pernah berperan sebagai Daud dalam film Tarung: City of The Darkness pada tahun 2011 dan di tahun 2016, Daud turut berperan dalam film Wanita Berdarah. Sementara sang produser, Alip Sak sebelumnya juga terlibat dalam film Wanita Berdarah sebagai sutradara dan produser. Alip juga menjadi pengarah gaya dalam film Tarung: City of The Darkness. Alip dan Triandy Suyatman pernah memproduseri film Ada Hantu di Vietnam (2012). Sementara sang aktor dan aktris, Guntur Triyoga dan Citra Dewi pernah bekerja sama dengan Alip dalam film Tarung: City of The Darkness, Ada Hantu di Vietnam, dan Wanita Berdarah. Sang bintang utama, Roger Danuarta juga turut terlibat dalam film Ada Hantu di Vietnam.

Sinopsis Film Hitam dan Putih :

Film Hitam dan Putih menceritakan kisah dua orang kakak beradik, Ruanli dan Ashui. Ruanli adalah seorang pelatih bela diri, sedangkan adiknya, Ashui, diam-diam bekerja sebagai pemain film tanpa sepengetahuan Ruanli. Ada juga Yurong, seorang polisi wanita yang sedang menyamar untuk menyelidiki kasus narkoba kelompok Chutian, direktur utama asal Hongkong. Chutian memiliki bisnis tempat hiburan yang sebenarnya adalah ‘kedok’ untuk menjalankan bisnis narkobanya.

Suatu saat, Ruanli dan Megda sedang berakting sebagai polisi dan penjahat, di saat yang sama, Ashi dan Jinmao membawa tas hitam berisi uang. Ashi dan Jinmao panik karena mengira Ruanli adalah polisi sungguhan. Mereka kaget dan langsung kabur sambil membawa uang tersebut. Untuk mengindari kejaran Ruanli, Ashi dan Jimao menyimpan uang tersebut di sebuah motor yang ternyata milik Ashui, adik Ruanli.

Ruanli, Adang, Azun, dan Ganni kemudian merencanakan misi penyelamatan Ashui dari tangan Chutian. Saat menjalankan misinya, terjadilah pertukaran antara Ashui dengan tas hitam berisi uang tersebut. Tanpa diduga, Chutian ternyata merencanakan sesuatu kemudian berhasil membawa kabur Ashui sebagai sandera. Chutian akhirnya berhasil dikepun, tapi dengan akal liciknya, Chutian berusaha membuang semua barang bukti demi terhindar dari jeratan hukum. Bagaimana akhir kisah film Hitam dan Putih? Saksikan hanya di bioskop kesayangan Anda pada 13 April 2017.

The Curse
Sutradara : Muhammad Yusuf
Penulis : Muhammad Yusuf
Produser : Resika Tikoalu
Pemain : Prisia Nasution
Shareefa Daanish
Lia Waode
Tanggal rilis : 27 April 2017

Deskripsi Film The Curse :

Aktris cantik Prisia Nasution menjajal kemampuan aktingnya dengan membintangi film horor berjudul The Curse. Film ini disutradari oleh Muhammad Yusuf yang telah menyutradarai sejumlah film bergenre horor seperti The Witness – 2012, Kemasukan Setan – 2013, Angker – 2014, dan Misterius – 2015. Muhammad Yusuf juga merekrut aktris yang identik dengan film horor, Shareefa Daanish (Di Sini Ada Setan (The Movie) – 2004, Rumah Dara – 2010, dan Danu” – 2017) dan Lia Waode (Suster Ngeso” – 2007). Lia Waode merupakan pemeran utama di dua film Muhammad Yusuf sebelumnya yang berjudul Angker dan Misterius.

Prisia Nasution pernah menerima penghargaan Piala Citra di tahun 2011 kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik berkat perannya dalam film Sang Penari sebagai Srintil. Berkat Sang Penari pula Prisia berhasil meraih penghargaan sebagai Aktris Pendatang Baru Terbaik dari Indonesian Movie Award. Sedangkan Shareefa Daanish memenangkan 3 penghargaan berkat perannya sebagai Dara dalam Rumah Dara, yaitu sebagai aktris terbaik dari Puchon Choice Feature – International Competition 2009 di Bucheon, Korea Selatan, sebagai pemeran utama perempuan film Indonesia terbaik dari Ajang Apresiasi KASKUS untuk Film Indonesia (KuFI) 2011, dan aktris terbaik versi Independent Film Award 2011.

Produser film The Curse, Resika Tikoalu, yakin bahwa film ini dapat menarik perhatian pecinta film horor dan terlebih karena film ini mengambil latar belakang lokasi syuting di luar negeri. Sang sutradara, Muhammad Yusuf, menjanjikan penyajian film yang berbeda, dimana plot cerita dibuat sedemikian rupa sehingga dapat membuat para penonton penasaran sekaligus merinding sepanjang film.

Sinopsis Film The Curse :

Dalam film The Curse, Prisia berperan sebagai seorang pengacara yang menetap di Melbourne, Australia, bernama Shelina. Sepanjang karirnya, Shelina belum pernah kalah. Saat ini Shelina bekerja di salah satu Law Firm terkenal di Melbourne dan sedang menangani kasus pembunuhan seorang pengusaha ekspatriat di Australia, bernama Sarawut. Sarawut ditemukan tewas di rumahnya bersama anaknya, David. Hasil visum menunjukkan bahwa keduanya tewas diracun. Istri Sarawut, Leann merupakan orang yang paling memungkinkan melakukan hal ini.

Suatu hari, Shelina didatangi oleh roh halus di rumahnya. Semakin hari penampakan roh halus ini semakin jelas dan sangat mengganggu, membuat Shelina menjadi paranoid dan depresi. Shelina yang tidak percaya dengan hal-hal mistis akhirnya memutuskan untuk memanggil paranormal untuk mengusir roh halus yang mengganggunya. Menurut sang paranormal, roh halus itu mendatangi Shelina untuk menyampaikan pesan dan ternyata roh halus itu memiliki hubungan yang erat dengan Shelina. Teka-teki di balik kemunculan roh halus dalam kehidupan Shelina membuatnya harus menghadapi sesuatu yang sangat menakutkan. Kejadian apakah yang harus dihadapi Shelina? Saksikan The Curse di bioskop kesayangan Anda mulai 27 April 2017.

Nyai  Trailer film Nyai : N/A (tidak tersedia)
Sutradara : Garin Nugroho
Penulis : Garin Nugroho
Pemain : Annisa Hertami
Rudi Corens
Cahwatie
Gunawan Maryanto
Negeri : Indonesia
Bahasa : Bahasa Indonesia

Deskripsi Film Nyai :

Sutradara senior yang telah berkarir selama lebih dari dua dekade, Garin Nugroho, kembali menelorkan karya yang akan menghiasi layar kaca Indonesia. Lewat film Nyai, Garin ingin mengangkat nilai-nilai sejarah Indonesia dengan mengambil latar belakang masa pra-kemerdekaan, sewaktu Sarekat Islam atau kesenjangan antara Belanda dan kaum bumiputera terlihat secara tidak elok. Selain sebagai sutradara, Garin juga menulis sendiri naskah cerita Nyai dan menjadi produser.

Garin mengaku cerita untuk film ini diadaptasi dan terinspirasi dari lima novel: Nyai Isah (1904) karya F. Wiggers, Seitang Koening (1906) karya R. M. Tirto Adhisoerjo, Boenga Roos dari Tjikembang (1927) karya Kwee Tek Hoay, Nyai Dasima (1960) karya S. M. Ardan, dan Bumi Manusia (1980) karya Pramoedya Ananta Toer. Tapi sesungguhnya kerangka cerita dari film “Nyai” ini adalah dari novel “Bumi Manusia” sepenuhnya. Film ini direkam dengan satu shot – satu take dengan durasi 85 menit dan merupakan eksperimen Garin sebagai salah satu perayaan 35 tahun ia berkarya. “Nyai” menyatukan unsur teater dan tari dalam latar rumah tradisional Jawa.

Annisa Hertami Kusumastuti akan berperan sebagai Nyai. Annisa sebelumnya pernah membintangi film Soegija di tahun 2012, Jokowi – 2013, dan Jenderal Soedirman – 2015. Sementara suami Nyai, Willem van Erk akan diperankan oleh Rudi Corens (pemeran film Guru Bangsa: Tjokroaminoto – 2015). Ada pula Cahwatie (Setan Jawa – 2016, Soegija – 2016) dan Gunawan Maryanto (Istirahatlah Kata-kata – 2016, Guru Bangsa: Tjokroaminoto – 2015) yang turut serta dalam film ini. Annisa, yang merupakan Diajeng Jogjakarta 2013 ini mengaku berperan dalam film Nyai ini merupakan hal paling menantang, bagaimana ia memerankan Nyai yang bersuamikan orang Belanda yang sudah tua dan sakit-sakitan.. Proses syuting berlangsung selama 2 hari tanpa ada cut sama sekali.

Film Nyai mengambil latar waktu tahun 1927. Saat itu Nyai menerima tamu dalam jumlah banyak ketika sang suami, pria keturunan Belanda, yang sudah tua sedang berulang tahun dan dalam keadaan sakit. Nyai terkenal tegas dan teliti, menyapa tamu-tamunya mulai dari akuntan culas, aktivis politik, pemusik, dan tokoh agama. Di saat yang bersamaan, masa lalu Nyai yang tragis terungkap termasuk jati dirinya yang sebenarnya. Riwayat hidup Nyai digambarkan melalui adegan keluar masuknya Nyai di pintu ruang tamu rumahnya. Ruang tamu jadi semacam panggung. Saksikan film Nyai di bioskop seluruh Indonesia pada April 2017.

Film Nyai telah beberapa kali tampil di luar negeri. Nyai tayang perdana di Busan International Film Festival, A Window on Asian Cinema, 7-13 Oktober 2016. Kemudian tayang di Torino International Film Festival 2016, Singapore International Film Festival 2016, Rotterdam International Film Festival 2017, dan Goteborg International Film Festival 2017.

Transformers: The Last Knight
Sutradara : Michael Bay
Produser : Don Murphy
Tom DeSanto
Lorenzo di Bonaventura
Ian Bryce
Pembuat naskah : Art Marcum
Matt Holloway
Ken Nolan
Ide cerita : Akiva Goldsman
Adaptasi : Transformers karya Hasbro
Pemain : Mark Wahlberg
Laura Haddock
Josh Duhamel
Anthony Hopkins
Isabela Moner
Stanley Tucci
Tyrese Gibson
John Turturro
Santiago Cabrera
Liam Garrigan
Jerrod Carmichael
Mitch Pileggi
Penata musik : Steve Jablonsky
Sinematografer : Jonathan Sela
Editor : Mark Sanger
Roger Barton
Adam Gerstel
John Refoua
Rumah produksi : Hasbro Studios
di Bonaventura Pictures
Distributor : Paramount Pictures
Tanggal rilis : 23 Juni 2017
Negeri : Amerika Serikat
Bahasa : Bahasa Inggris
Biaya : $260 juta

Deskripsi Film Transformers: The Last Knight :

Film yang akan lebih dikenal sebagai Transformers 5 ini akan dibuka di bioskop pada 23 Juni 2017. Michael Bay masih berperan sebagai sutradara, sedangkan Mark Wahlberg (The Departed) dan Stanley Tucci (Devil Wears Prada) juga kembali memerankan Cade Yaeger dan Joshua Joyce, karakter mereka di Transformers: Age of Extinction. Aktor-aktor dari tiga film Transformers yang pertama, Josh Duhamel (Life As We Know It), Tyrese Gibson (Furious 7), dan John Turturro (The Big Lebowski) juga akan kembali setelah sempat rehat dari Transformers 4.

Dari munculnya Raja Arthur (Liam Garrigan, serial Once Upon a Time) pada teaser yang dirilis Paramount Pictures, Transfomers 5 akan membawa penonton untuk mundur jauh ke abad pertengahan. Vivian Wembley (Laura Haddock dari serial Da Vinci’s Demons) dan Sir Edmund Burton (Anthony Hopkins dari The Silence of the Lambs), yang merupakan profesor di Oxford dan bangsawan sekaligus sejarawan, akan membantu Yaeger memahami sejarah Transfomers di muka bumi termasuk keterlibatan para Autobot yang telah disembunyikan selama lebih dari 1000 tahun. Penonton juga dijanjikan pertarungan antara Bumblebee dan Optimus Prime yang alasannya belum diketahui.

Michael Bay telah sekian kali mengatakan bahwa sekuel ini akan menjadi film terakhir dari franchise Transformers yang disutradarainya. Film keenam Transformers telah memiliki jadwal tayang pada tahun 2019 meski Hasbro Studios belum mengumumkan siapa yang akan menggantikan Bay untuk duduk di kursi sutradara. Spin off Transformers yang berfokus tentang Bumblebee muda, akan menjadi semacam prekuel dari seri ini, dijadwalkan tayang tahun depan dengan Travis Knight (Coraline, ParaNorman) yang melakoni debutnya sebagai sutradara live action.

Sejauh ini cerita adalah komponen terlemah dari seri Transformers, namun penonton masih dapat mengharapkan film laga yang penuh dengan ledakan dan CGI memukau karena Transformers 5 memiliki biaya produksi termahal bila dibandingkan keempat prekuelnya, yaitu sebesar 260 juta dolar Amerika. Bila dibandingkan dengan film-film yang tayang pada tanggal yang sama, Transfomers 5 pasti kembali menduduki puncak box office dan mampu menyumbang pemasukan signifikan pada franchise yang telah meraih total 3.7 milyar dolar Amerika ini.

Dean
Sutradara : Demetri Martin
Produser : Giles Andrew
Elliott Watson
Jessica Latham
Demetri Martin
Charles James Denton
Penulis : Demetri Martin
Pemain : Demetri Martin
Gillian Jacobs
Kevin Kline
Mary Steenburgen
Reid Scott
Rumah produksi : Honora
Distributor : CBS Films
Tanggal rilis : 16 April 2016 (Tribeca Film Festival)
2 Juni 2017 (Amerika Serikat)
Negeri : Amerika Serikat
Bahasa : Bahasa Inggris

Deskripsi Film Dean :

Demetri Martin adalah seorang stand-up comedian, ilustrator, dan penulis dengan kredit meliputi Important Things with Demetri Martin di Comedy Central dan kontributor talkshow Late Night with Conan O’Brien. Kini Martin menambahkan profesi sutradara dalam daftar karirnya dengan merilis Dean, sebuah film indie bergenre drama komedi yang telah dirilis di Tribeca Film Festival pada April 2016. Film yang juga ditulis oleh Martin ini akan mendapat penayangan lebih luas di Amerika Serikat mulai 2 Juni 2017 nanti.

Dengan tetap tinggal di zona nyamannya, Martin mendapuk dirinya sendiri sebagai Dean, seorang ilustrator yang tinggal di New York dan masih berkutat dengan duka sepeninggal ibunya setahun silam. Sementara ayahnya, Robert (diperankan oleh Kevin Kline; The Ice Storm, Dave), menanggulangi duka tersebut dengan pergi ke terapis dan berencana menjual rumah keluarga mereka. Dean dan Robert ingin melanjutkan hidup mereka, namun kesedihan menghalangi keduanya untuk move on.

Pemeran pendukung Dean berisi daftar aktor yang cukup mengensankan. Selain Kline, Dean berhasil menggaet Mary Steenburgen (Parenthood, Step Brothers) berperan sebagai Carol, seorang agen real estate yang lantas menjalin persahabatan dengan Robert dan menjadi partner romantisnya. Ada pula Gillian Jacobs (Hot Tub Time Machine 2 dan serial Love) yang menjadi Nicky, gadis yang dikenal Dean saat berkunjung ke Los Angeles dan membuatnya menginvestasikan masa depannya dengan tinggal lebih lama di LA.

Film ini mendapat ulasan yang seimbang antara pujian dan kritik. Dean dianggap hanya sebagai sebuah tambahan ke dalam daftar panjang film dramedi indie dengan tema yang sama. Tidak ada yang terlalu spesial pula dari Martin yang nampak berkiblat pada Woody Allen (Annie Hall) dan Zach Braff (Garden State) dalam debutnya sebagai sutradara. Namun bagaimana Martin menangani topik film ini—bahwa masa berduka akibat ditinggal orang terkasih dan bagaimana cara setiap orang berduka tidaklah sama, adalah kekuatan utama Dean. Dan Martin pun mendapat kesempatan untuk menunjukkan seberapa luas kemampuan aktingnya di luar ranah komedi dan dunia pertelevisian.