Film Waalaikumussalam Paris adalah sebuah film yang akan memberikan sebuah pelajaran kepada kita semua tentang sebuah arti hidup yang sesungguhnya. Hidup yang bahagia tidaklah dihitung dengan sebuah harta dan tidak pula hitung dengan kegelamoran. Bila memang tujuan menjalani hubungan untuk mendapatkan kebahagiaan yang berlandaskan harta dan kegelamoran maka jadinya tentunya akan seperti sebuah cerita di dalam film ini.

Deskripsi Film Waalaikumussalam Paris:

Film disutradarai oleh seorang sutradara yang bernama Benni Setiawan. Yang mana dialah orang yang telah bekerja keras membimbing dan mengkoordinir dengan baik jalannya proses syuting sampai dengan selesai. Hingga akhirnya porses syuting terselesaikan dengan baik dan film bisa dirilis.

Dalam pembuatan film ini dilakukan di sebuah tempat produksi yaitu Maxima Pictures. Dalam pembuatan film ini diproduseri oleh seorang produser yang bernama Ody Mulya Hidayat. Dialah orang bertangungjawab atas jalannya proses syuting sampai dengan selesai. Berkat kerja kerasnya dengan berbagai pihak pula lahirlah film ini.

Film ini sendiri lahir dari sebuah naskah yang ditulis oleh seorang penulis naskah yang bernama Benni Setiawan. Yang mana film ini sendiri tentulah tidak akan berdiri bila memang tanpa sebuah ide cerita dari seorang Benni Setiawan, karena darinyalah dan dari imajinasinyalah film ini bisa dibuat dan dirilis.

Fiilm ini menghadirkan nama-nama pemeran yang berbakat dan mempunyai talenta yang baik. Diantara beberapa nama yang dihadirkan adalah Velove Vexia, Nino Fernandez, Tanta Ginting, dan Boris Bokir. Selain mereka ada juga nama Luthya Sury,  Lydia Kandou,  Astrid Roos,  Fransoa, dan Joe P Project. Kini di dalam film ini mereka akan menunjukan bakatnya.

Film ini sudah dirilis pada 17 Maret 2016, dan sudah bisa dikmati di bioskop-bioskop kesayangan anda. penasaran dengan cuplikan dari isi dalam film ini, berikut saya sajikan untuk anda sebuah sinopsis dari film ini.

Sinopsis film Waalaikumussalam Paris:

Film Waalaikumussalam Paris (2016) menceritakan tentang seorang Gadis yang bernama Itje yang sedang bahagia karena hendak menikah menikah dengan seorang bule asal Paris yaitu Clement. Kebahagiaan yang dia harapkan adalah bahwa dia menaruh harapan hidupnya bisa berubah seiring terjadinya pernikahan dengan bule tersebut.

Kegembiraan tersebut juga tidak dirasakan oleh Itje saja, orang tuanya juga sangat gembira dengan hal ini, hingga kerap kali orang tuanya pamer terhadap tetangganya. Namun setelah terjadi pernikahan tidaklah seperti yang Itje kira.

Hal itu karena mimpi awalnya akan tinggal di Paris dengan kehidupan glamornya dan mewahnya justru berbalik karena sang suami membawanya ke  sebuah desa terpencil di selatan kota Bordeaux. Wilayah tersebut adalah wilayah yang banyak terdapat sebuah perkebunan anggur yang letaknya jauh dari keramaian kota.

Itje hanya bisa protes kepada suaminya yang telah membawanya ke tempat tersbeut. Di sisi lain ada hal yang tidak mengenakan yang dialami oleh Itje, karena di daerah tersebut tidaka ada jaringan internet dan telvon, dan terpaksa hobi menggunakan sosial media dan internet harus dihentikan selama dia di sana.

Tidak ada yang bisa dilakukan oleh Itje selain marah-marah kepada Emen. Itje juga selalu marah kepada suaminya agar membawanya ke Paris untuk berwisata, berfoto-foto, dan soping. Emen menuruti keinginan dari pada Itje setelah datangnya musim panen anggur.

Hingga datanglah masa panen anggur dan disaat itu pula ada orang Indonesia yang hendak bekerja sebagai seorang pemetik anggur di tempat suami Itje. Orang tersebut bernama Dadang, dan kehadiran Dadang di situ sedikit menghangatkan suasana karena kini Itje bisa ada teman ngobrol.

Dari situ Itje meminta agar dia mengajari suami Itje yang maualaf untuk mengaji dan sholat. Namun kedatangan Datang dan Camile yang merupakan mantan pacar suami Itje membuat goyah rumah tangga mereka.

Baca juga:

 

Film EL merupakan sebuah jalan cerita yang diadaptasi novel laris karya Luluk Hidayatul Fajriyah. Karene kegemarannya menulis, Luluk menghabiskan waktunya untuk menulis di Wattpad, sebuah layanan jejaring yang memberikan kesempatan kepada penulis untuk memberikan ide-idenya.

Selain cerita yang menarik, adaptasi EL dari novel ke layar lebar karena tulisan Luluk ini sudah dibaca hingga 27 juta pasang mata dari situs Wattpad. Selain itu, Luluk juga gemar membagikan ide-ide cerita dan menerika kritikan serta komentas melalui media sosial pribadinya untuk mengenalkan ide-ide tulisannya.

Deskripsi film EL:

EL merupakan film nasional bergenre drama yang disutradarai oleh Findo Purwono, dengan skenario yang ditulis oleh Luluk H.F. Rencananya film ini akan dirilis 9 Mei nanti. Film EL yang diproduksi oleh Multivision Pictures ini menampilkan para pemain di antaranya Aurelie Moeremans, film terbarunya berjudul Partikelir yang baru saja dirilis 5 April 2018 lalu. Achmad Megantara, Dimaz Andrean, Gigi JKT48, Verdi Soelaiman, dan Manohara Odelia Pinot.

Bulan Mei sepertinya akan menjadi rilis film-film Indonesia yang diadaptasi dari novel. Setelah film Ananta, pada bulan ini EL The Movie yang diadaptasi dari novel akan menghiasi layar-layar bioskop Indonesia.

Sinopsis film EL:

Jalan cerita EL The Movie sendiri mengisahkan siswi SMA bernama Dafychi (Aurelie Moeremans) yang merasa hidupnya sangat membosankan. Namun, Dafychi ternyata bisa jadi sosok yang berbeda sewaktu-waktu dan sangat berbeda dari kesehariannya.

Adalah Mario (Achmad Megantara) yang bisa mengubah hidup Dafychi. Mario yang dikenal sebagai pengusaha muda nan sukses merupakan sosok misterius yang cukup aneh karena selalu bersikap dingin dan selalu memaksakan setiap kehendaknya.

Pertemuan antara Mario dan Dafychi sendiri cukup unik. Khususnya bagi Dafychi yang harus tampil berbeda dan menjadi dirinya yang lain. Pertemuan yang intens membuat benih-benih cinta antara Dafychi dan Mario mulai tumbuh. Namun, masih banyak teka-teki dan sikap saling mengneal yang dibutuhkan oleh dua pasangan muda ini.

Lalu, apakah Mario bisa mengenal sosok Dafychi yang sebenarnya? Apakah Dafychi harus mengenalkan jati dirinya sejujurnya kepada Mario? Semua jawabannya akan kamu temukan di melalui film  yang akan tayang pada rabu, 9 Mei 2018.

Selain Achmad Megantara dan Aurelie Moeremans film terbaru Indonesia ini juga dibintangi oleh aktor dan aktirs yang sudah berpengalaman di layar lebar seperti Meriam Belina, Dimaz Andrean, Gigi, Verdi Soelaiman hingga Manohara Odelia.

Baca juga:

Diskripsi film Firegate:

Film firegate/ Piramit Guning Padang merupakan film pertualangan indonesia yang rencananya akan disutradarai oleh Reza Montovani dan Diproduseri oleh Robert Ronny. Film ini akan dibintangi oleh Reza Ramadian Julie Estelle, Dwi Sasono, Ray sahetapy, Puy Brahmantya, Ayasha Putri, Khiva Iashak dan Rea Nangin yang akan digarap oleh rumah produksi egacy Pictures dan akan tayang pada TBA 2016 (Indonesia).

Sinopsis Film Firegate : Piramid Gunung Padang (2016)

Film “Firegate : Piramid Gunung Padang” akan menceritakan misteri di balik Gunung Padang. Negara Indonesia yang mempunyai ragam budaya dan begitu juga dengan berbagai candi, prasasti hingga artefak kebudayaan lainnya.

Pyramid yang berada di gunung Padang (Cianjur) diangkat oleh pers pada tahun 2011 lalu, seluruh dunia tersentak kaget akan berita ditemukannya bangunan sejenis pyramida yang berumur 4500 SM, pyramida ini lebih tua dari Pyramida yang berada di Mesir.

Kontroversi dan Skeptisme mengenai penemuan ini masih hangat dibicarakan hingga sekarang, tetapi satu hal yang pasti bahwa Indonesia mempunyai kebudayaan yang sangat panjang dan mungkin bisa disejajarkan dengan dengan Mesir.

Pihak rumah produksi Legacy Pictures akan mengangkat fenomena ini menjadi sebuah film fiksi layar lebar yang menarik berjudul “Firegate : Piramid Gunung Padang”. Dengan latar belakang tentang situs Gunung Padang, Legacy Pictures membuat sebuah cerita fiksi ber genre Super Natural Adventure yang mungkin belum pernah diangkat di Indonesia.

Berlatar belakang situs tertua di dunia, Firegate dikemas menjadi sebuah cerita yang seru karena unsur penyelidikan dan petualangannya serta mencekam karena unsur horornya. Dengan jajaran pemain, Legacy Pictures juga tidak tanggung-tanggung menunjuk para aktor dan aktri papan atas Indonesia.

Reza Rahadian akan berperan sebagai Wartawan bernama Tomo Gunadi, Julie Estelle berperan sebagai Arkeolog bernama Arni Kumalasari, Dwi Sasono berperan sebagai ahli spiritual bernama Guntur Samudra dan Aktor senior Ray Sahetapy sebagai Profesor Arkeologi bernama Theo Wirawan.

Film “Firegate : Piramid Gunung Padang” rencananya akan tayang di bioskop pada tahun 2016.

Detail Film Firegate : Piramid Gunung Padang (2016)

Judul : Firegate : Piramid Gunung Padang

Genre: Adevnture, Horror

Sutradara : Rizal Mantovani

Penulis Skenario : Robert Ronny

Produser : Robert Ronny

Sinematografer : Faozan Rizal

Rumah Produksi : Legacy Pictures

Tanggal Rilis : TBA 2016 (Indonesia)

Negara : Indonesia

Bahasa : Indonesia

Pemain:

  • Reza Rahadian
  • Julie Estelle
  • Dwi Sasono
  • Ray Sahetapy
  • Puy Brahmantya
  • Ayasha Putri
  • Khiva Iskak
  • Reza Nangin

Berikut adalah Vidio Trailer Film Firegate/ Piramid Gunung Padang:

Baca juga:

Sebuah film terbaru bernuansa religi yang sarat akan nilai-nilai kehidupan akan segera dirilis dalam waktu dekat ini. Film tersebut berjudul “Bait Surau”. Film “Bait Surau” ini mengisahkan tentang kembalinya seorang anak manusia ke jalan Sang Pencipta.

Deskripsi Film Bait Surau:

Film “Bait Surau” ini dibintangi oleh aktor Rio Dewanto, Ihsan Tarore, dan juga aktor senior Cok Simbara. Rencananya film “Bait Surau” ini akan diputar perdana di gedung bioskop tanah air pada 22 Oktober 2015 mendatang. Film drama religi produksi Two Sinergy Pictures ini merupakan film garapan sutradara Kuswara Sastra Permana yang sekaligus bertindak sebagai produser. Oke langsung saja kita simak Sinopsis Film Bait Surau selengkapnya.

Sinopsis Film Bait Surau :

“Bait Surau” mengisahkan tentang lelaki bernama Rommy (Rio Dewanto) yang tidak pernah mensyukuri hidupnya. Kehidupan malam dan perselingkuhan selalu menjadi kesenangan Rommy sehari-hari, padahal dia sudah mempunyai istri yang solehah yang bernama Nadia (Nadia Vella).

Suatu hari Rommy dan Nadia mengalami kecelakaan mobil yang menyebabkan Nadia tewas. Perilaku Rommy mulai berubah. Suatu ketika ia melakukan perjalanan ke sebuah desa di pesisir.

Di sana ia menemukan sesuatu yang menuntunnya untuk memperbaiki hidup. Rommy juga mengalami berbagai macam peristiwa yang lebih mendewasakannya. Ia juga bertemu Siti (Astri Nurdin), gadis desa tuna rungu yang kemudian hadir dalam hari-harinya.

Detail Film Bait Surau :

Sutradara : Kuswara Sastra Permana

Produser : Kuswara Sastra Permana

Penulis Naskah : Richyana, Rakha Wahyu, Yus R. Ismail

Pemain : Rio Dewanto, Ihsan Tarore, Nadia Vella, Astri Nurdin, Cok Simbara, Taufan Purbo, Wenny, Nurul, Melissa Putri

Genre : Drama

Tanggal Rilis Perdana : 22 Oktober 2015

Studio : Two Sinergy Pictures

Berikut adalah vidio Offical Trailer Film “Bait Surau”:

Baca juga :

 

Deskripsi film Ngenest:

Film indonesia yang berjudul Film Ngenest yang merupakan film komedy indonesia yang diangkat dari sebuah novel yaitu Ngenest. cerita dari film Ngenest ini beradaptasi dari sebuiah novel terkenal berjudul sama karya Ernest Prakasa. sang penulis novel ini pun akan berperan banyak dalam film Ngenest ini.
Ernest prekarsa adalah salah satu comic terkenal di tanah air. dalam film Ngenest ini Ernest akan bertindak sebagai sutradara, penulis skenorio, sekaligus pemain utama dalam film produksi starvision plus ini.

Seperti halnya cerita novelnya, film “Ngenest” ini berkisah tentang seorang pemuda bernama Ernest yang khawatir keturunannya akan bernasib sama dengan dirinya yang terlahir sebagai orang Cina dan sering di- bully oleh teman-temannya. Ngenest Selain Ernest Prakasa, film “Ngenest” ini juga dibintangi oleh artis-artis papan atas Indonesia seperti Kevin Anggara, Morgan Oey, Brandon Nicholas Salim, Lala Karmela dan masih banyak lagi. Sayangnya admin belum mendapat informasi yang jelas perihal jadwal pemutarannya. Langsung saja kita simak Sinopsis Film Ngenest selengkapnya.

Sinopsis Film Ngenest :

“Ngenest” mengisahkan tentang pemuda bernama Ernest merupakan putra pasangan suami istri keturunan Tionghoa. Penampilannya memang mirip dengan orang Cina pada umumnya, kulitnya putih dan matanya sipit. Namun terlahir di golongan minoritas merupakan kerugian bagi Ernest.

Sejak hari pertama masuk sekolah dasar, Ernest langsung di-bully oleh teman-temannya. Hal itu berlanjut hingga ia masuk SMP. Di SMP, ia mencoba berteman dengan teman-temannya agar tidak di-bully lagi, namun sayangnya hal tersebut gagal.

Ernest sadar bahwa ini adalah nasib yang harus ia jalani. Namun dia tak mau anaknya kelak mengalami nasib yang serupa dengan dirinya. Ernest pun berikrar akan menikah dengan wanita pribumi kelak. Namun rencana tersebut ditentang oleh Patrick, sahabatnya sejak kecil yang menilai keinginan Ernest tersebut aneh.

Memasuki bangku kuliah, Ernest berkenalan dengan gadis keturunan Sunda Jawa bernama Meira yang kebetulan seiman dengannya. Namun masalah muncul saat Ernest mengetahui kalau ayah Meira tidak suka kalau putrinya berpacaran dengan orang Tionghoa.

Mengetahui hal tersbut, membuat Ernest tak ingin menyerah begitu saja. Dengan berbagai cara Ernest mencoba untuk merebut hati calon mertuanya, dan akhirnya perjuangan Ernest tidak sia-sia. Setelah 5 tahun berpacaran, mereka akhirnya menikah.

Setelah menikah, kekhawatiran Ernest tentang keturunannya ternyata tak hilang begitu saja. Ernest masih khawatir, apabila anaknya kelak mirip dengan ayahnya dan akhirnya mengalami pem-bully-an seperti dirinya. Karena itu Ernest menunda-nunda untuk segera memiliki keturunan. Namun orangtua Meira yang sudah tak sabar ingin menimang cucu, membuat Ernest harus mengalah dan Meira pun hamil.

Semakin besar perut istrinya, semakin besar pula ketakutan yang dirasakan Ernest. Puncaknya saat Meira akan melahirkan, Ernest menjadi stres sampai-sampai melakukan kesalahan besar di kantornya hingga dicaci maki oleh bosnya. Ernest pun melarikan diri ke tempat dimana ia dan Patrick biasa bersembunyi waktu mereka kecil.

Patrick pun berhasil menemukan Ernest dan menyadarkannya agar segera ke rumah sakit. Meira pun melahirkan bayi perempuan bermata sipit mirip ayahnya. Meskipun sangat mirip dengan dirinya, namun Ernest sangat bahagia. Kehadiran putrinya telah memberi banyak kedamaian yang membawa keberanian untuk mengjalani hidup apa pun tantangannya.

Detail Film Ngenest :
Sutradara : Ernest Prakasa
Produser : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia
Penulis Naskah : Ernest Prakasa
Pemain : Ernest Prakasa, Kevin Anggara, Morgan Oey, Brandon Nicholas Salim, Lala Karmela, Marvel, Winson, Ardit Erwanda, Fico Fachriza, Bakriyadi Arifin, Amel Carla, Ferry Salim, Olga Lydia, Debby Permata, Lolox, Angie Ang, Ge Pamungkas, Muhadkly Acho, Awwe, Adjis Doa Ibu, Budi Dalton, Ade Sechan
Genre : Komedi
Tanggal Rilis Perdana : TBA 2016
Studio : Starvision Plus

Baca juga: